Archive

Day: August 7, 2026

2 posts

Sihar Sitorus Dorong Masyarakat Cegah Penyakit melalui Germa

Sihar Sitorus Dorong Masyarakat Cegah Penyakit melalui Germa

Anggota Komisi IX DPR RI Sihar P. H. Sitorus mengajak masyarakat menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai langkah mencegah penyakit. Gerakan tersebut dapat dimulai dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, dan memeriksakan kesehatan secara berkala.

Ajakan itu disampaikan Sihar dalam kegiatan Sosialisasi Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang berlangsung di Gedung Olahraga Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI tersebut diawali dengan senam sehat yang diikuti ratusan warga. Peserta juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Pemeriksaan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga fungsi ginjal.

Sihar mengatakan, upaya menjaga kesehatan harus lebih diarahkan pada tindakan promotif dan preventif. Menurutnya, mencegah penyakit sejak dini lebih efektif dibandingkan melakukan pengobatan setelah kondisi kesehatan memburuk.

“Olahraga secara rutin, menjaga pola makan sehat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan berkala merupakan langkah sederhana, tetapi sangat penting untuk mencegah penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung,” kata Sihar.

Ia menjelaskan, pemeriksaan berkala membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal. Dengan demikian, penanganan dapat segera dilakukan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.

Berdasarkan sejumlah kegiatan Germas yang telah dilaksanakan, lanjut Sihar, tekanan darah tinggi menjadi salah satu gangguan kesehatan yang paling banyak ditemukan. Temuan tersebut dapat menjadi bahan bagi pemerintah dalam menyusun langkah pencegahan yang lebih tepat sasaran.

Sihar juga mendorong masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan untuk segera mengikuti Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Menurutnya, kepesertaan JKN-KIS penting untuk memberikan perlindungan dan memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa menghadapi kendala biaya.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mengapresiasi perhatian dan dukungan Sihar terhadap pembangunan sektor kesehatan di wilayah tersebut.

Masinton menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sedang menjalankan sejumlah program prioritas, antara lain pembangunan RSUD Sorkam Barat, peningkatan beberapa puskesmas menjadi fasilitas rawat inap, serta rehabilitasi dan peningkatan sarana-prasarana RSUD Pandan.

Ketua Tim Kerja Pembinaan, Pengawasan, dan Pengelolaan Pengaduan Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI Riana Indrasan menambahkan, budaya mutu dan keselamatan pasien harus menjadi komitmen seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Ia menilai pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan pasien merupakan unsur penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah Lisnawati Panjaitan, perwakilan RSUD Pandan, para kepala puskesmas, pimpinan klinik, personel Polres Tapanuli Tengah, serta ratusan peserta sosialisasi.

Sihar Sitorus Dorong Penguatan Mutu Layanan dan Keselamatan Pasien di Tapanuli Tengah

Sihar Sitorus Dorong Penguatan Mutu Layanan dan Keselamatan Pasien di Tapanuli Tengah

Anggota Komisi IX DPR RI Sihar P. H. Sitorus bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menghadiri Sosialisasi Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pandan itu diikuti tenaga kesehatan, pengelola fasilitas pelayanan kesehatan, serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Sihar menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program Kementerian Kesehatan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ia juga mendorong penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Menurut Sihar, langkah promotif dan preventif menjadi cara yang lebih efektif sekaligus terjangkau untuk mencegah penyakit dibandingkan penanganan setelah masyarakat jatuh sakit.

Ia mengajak masyarakat rutin berolahraga, menerapkan pola makan sehat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pemeriksaan tersebut antara lain meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, dan fungsi ginjal.

Pemeriksaan kesehatan dinilai penting untuk memetakan risiko penyakit tidak menular sejak dini, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

Sementara itu, Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi kepada Sihar yang dinilai terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sektor kesehatan di Tapanuli Tengah.

Masinton mengatakan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, terutama setelah bencana dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut sejak 25 November 2025. Kondisi itu disebut masih berdampak terhadap sejumlah fasilitas kesehatan dan akses pelayanan masyarakat.

Pemkab Tapanuli Tengah juga mengusulkan sejumlah program prioritas kepada pemerintah pusat, di antaranya pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Sorkam Barat, peningkatan kapasitas sejumlah puskesmas menjadi fasilitas rawat inap, serta rehabilitasi sarana dan prasarana RSUD Pandan.

Menurut Masinton, pembangunan RSUD Sorkam Barat dibutuhkan untuk memperpendek waktu tempuh rujukan bagi masyarakat di wilayah barat Tapanuli Tengah. Selama ini, sebagian warga harus menempuh perjalanan sekitar tiga hingga enam jam untuk memperoleh pelayanan di RSUD Pandan.

Adapun peningkatan kapasitas puskesmas meliputi penambahan tempat tidur, penguatan jaringan listrik, perbaikan sanitasi, serta pemenuhan tenaga kesehatan sesuai standar.

Ketua Tim Kerja Pembinaan, Pengawasan, dan Pengelolaan Pengaduan Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI, Riana Indrasan, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya mutu dan keselamatan pasien secara konsisten.

Melalui penguatan budaya tersebut, setiap fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan mampu memberikan layanan yang aman dan bermutu kepada masyarakat.

Kegiatan itu ditutup dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta sebagai bentuk penerapan Germas. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Lisnawati Panjaitan, perwakilan RSUD Pandan, para kepala puskesmas, pimpinan klinik, dan sejumlah narasumber.