Archive

Category: Berita

268 posts

Bangun Komunikasi, Sihar Sitorus Temui Perwakilan Kedubes Australia

Bangun Komunikasi, Sihar Sitorus Temui Perwakilan Kedubes Australia

Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Sihar Sitorus bertemu dengan Sekretaris Satu (Bidang Politik) Kedutaan Besar Australia Tom Coghlan guna membangun komunikasi yang baik antara Indonesia dengan Australia. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas mengenai potensi kerjasama dalam berbagai bidang, diantaranya kerjasama dalam bidang pertanian dan pendidikan.

“Kita membangun komunikasi dengan negara sahabat Australia dan di dalam pertemuan tadi juga kita menyinggung potensi kerjasama antara kedua negara dan terutama di bidang agriculture kemudian education juga,” ujar Sihar Sitorus saat ditemui Parlementaria usai pertemuan di Jakarta, Senin (30/5/2022).

Selain membahas potensi kerja sama, Sihar Sitorus juga membahas mengenai persiapan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Presidensi G20 dan P20 serta update mengenai rencana penyelenggaraan ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) di mana Indonesia dipercaya menjadi chairman dalam agenda tersebut.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Sihar Sitorus (@sihar.ph.sitorus)

“Kita update rencana kita sebagai tuan rumah G20 dan bicara juga tentang P20 di mana SDG’s menjadi salah satu agenda utama dalam acara tersebut dan juga kita update tentang AIPA yang akan dilaksanakan tahun depan di mana kita akan menjadi chairman-nya juga,” imbuh Anggota Komisi XI DPR RI itu.

Lebih lanjut, politisi PDI-Perjuangan tersebut juga menyinggung bahwa Indonesia dan Australia sepakat bahwa topik mengenai Sustainable Development Goals (SDG’s) menjadi salah satu topik utama yang akan dibahas nantinya dalam agenda G20 maupun P20.

“Kebetulan juga itu memang topik kita di G20 dan P20 dan dalam SDG’s ini kan banyak ada 17 goals yang sangat relevan bagi Indonesia dan juga bagi Australia dan nanti topik detailnya tentunya ada bagi teman-teman lainnya juga kawan-kawan lainnya yang berkaitan langsung, sehingga mereka juga bisa membuka komunikasi yang sama dan kemudian bisa lebih efektif pembicaranya,” jelasnya.

Terakhir, legislator dapil Sumatera Utara II ini berharap hasil pertemuan ini akan menjadi bahan diskusi di DPR sehingga dapat segera di-follow up lebih lanjut. “Setelah ini kita akan share pembicaraannya kepada rekan-rekan di DPR RI tentunya untuk kemudian mem-follow up Australia juga, sehingga terjadilah partnership untuk bagian-bagian yang relevan dan diskusi itu bisa menjadi efektif,” tutupnya. (bia/sf/emedia.dpr.go.id/)

Sihar Sitorus Sarankan Larangan Ekspor Bahan Baku “migor” Ditinjau Ulang

Sihar Sitorus Sarankan Larangan Ekspor Bahan Baku “migor” Ditinjau Ulang

2,6 Juta Petani Sawit di Indonesia Berpotensi Kehilangan Penghasilan, DPR Minta Kebijakan Larangan Ekspor Ditinjau

Menanggapi aksi ujuk rasa petani kelapa sawit yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) hari ini di Jakarta, terkait kian anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sawit pasca pelarangan ekspor bahan baku minyak goreng yang diberlakukan Pemerintah sejak 28 April 2022 lalu.

Anggota Komisi XI DPR RI Sihar Sitorus, menyarankan agar larangan ekspor tersebut dapat ditinjau kembali. Dengan tujuan meminimalisir banyaknya masalah yang akan muncul akibat dari kebijakan tersebut.

“Melihat banyaknya risiko yang akan dihadapi oleh industri sawit nasional, ada baiknya Presiden Jokowi mempertimbangkan kembali kebijakan pelarangan ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng secara keseluruhan tersebut,” ujar Sihar kepada wartawan melalui keterangan tertulisnya, Selasa (17/5/2022).

Politisi PDI-Perjuangan itu, menilai kebijakan larangan ekspor bahan baku minyak goreng oleh Pemerintah berpotensi mengakibatkan 2,67 juta petani sawit di Indonesia kehilangan penghasilan.

Selain itu dikatakannya, kebijakan tersebut juga akan menyebabkan konsekuensi negatif terhadap kredibilitas Indonesia di mata Internasional. Sebagai negara penyumbang CPO dunia terbesar.

“Kebijakan larangan ekspor itu akan membawa berbagai konsekuensi dan dampak negatif, antara lain kredibilitas Indonesia di mata Internasional akan memburuk, 2,67 Juta petani sawit berpotensi kehilangan penghasilan karena harga sawit lokal jatuh, maraknya penyelundupan karena disparitas harga yang tinggi serta berbagai dampak negatif lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, korelasi antara kebijakan larangan ekspor dan harga minyak goreng tidak serta merta berhubungan positif. Hal itu dibuktikan sejak larangan ekspor bahan baku minyak goreng itu mulai diberlakukan. Dengan tujuan untuk menekan harga minyak goreng dalam negri melalui pemenuhan kebutuhan minyak goreng dalam negri.

Justru telah menyebabkan anjloknya harga TBS di pasar dalam negri yang kini menuai protes besar-besaran dari para petani sawit. Sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan serangkaian kebijakan untuk mengatasi kelangkaan serta naiknya harga minyak goreng di dalam negeri, namun hal itu belum menunjukkan hasil yang diharapkan,” urainya.

Sebagaimana diketahui hari ini, Selasa (17/5/2022). Para petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian.

Pada aksi tersebut, para petani terlihat membawa ‘oleh-oleh’ berupa buah kelapa sawit sebanyak satu mobil pikap untuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Sebagai bentuk protes atas anjloknya harga TBS di dalam negri pasca diberlakukannya larangan ekspor bahan baku minyak goreng oleh Pemerintah.

Tampak di atas tumpukan kelapa sawit itu dipasang poster-poster berisikan tuntutan kepada pemerintah. Poster itu berisikan ‘Petani Sawit Malaysia Full Senyum, Petani Indonesia Merana’, ‘Apkasindo Berjuang untuk Semua’.**

Sihar Sitorus Berikan Beasiswa pada 51 The Best Student Toba 2022

Sihar Sitorus Berikan Beasiswa pada 51 The Best Student Toba 2022

Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2022 tingkat kabupaten Toba sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana Hardiknas tahun 2022 tingkat kabupaten Toba mendapat perhatian dari Anggota Komisi XI DPR RI Sihar Sitorus melalui Rumah Aspirasi Sihar Sitorus Center(SSC) dengan memberikan bantuan Beasiswa senilai Rp.255 juta kepada 51 Siswa/i terbaik se-Kabupaten Toba Tahun 2022.

Kegiatan yg diawali dengan upacara bendera berlangsung di halaman Kantor Bupati Toba, Jumat(13/05/2022)

Sebagai wujud dukungan Sihar Sitorus, mendukung Kemendikbud Ristek Anwar Nadim Makarim dalam “Kurikulum Merdeka” tahun ketiga. Memberikan penghargaan berupa Beasiswa senilai 255 juta kepada 51 siswa/i setoba, melalui perwakilan kordinator SSC Charles panjaitan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Sihar Sitorus (@sihar.ph.sitorus)

“Kami bersama SSC Sangat bangga melihat calon penerus bangsa masuk ke sekolah SMA Unggul Del dan SMA Yayasan Tunas Bangsa (Yasop),” sebut Charles Panjaitan saat ditemui di lokasi penyerahan bantuan.

Pihaknya juga mendukung dan berharap kedepan semakin banyak putra putri dari kabupaten Toba secara khusus dapat meraih prestasi akademik.

“Harapan kedepan Sihar sitorus melalui SSC, dengan pemberian beasiswa ini, anak-anak Indonesia khususnya kabupaten toba secara konsisten terus melakukan transformasi pendidikan melalui berbagai terobosan merdeka sesuai tema peringatan Hardiknas Tahun 2022, “Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar,” pesan Sihar Sitorus.

Kegiatan juga berlangsung dengan memberikan piagam penghargaan kepada seluruh kepala sekolah, guru SMP dan siswa berprestasi di kabupaten toba dengan beberapa kategori, diantaranya, guru pembimbing, siswa peraih medali emas lomba Youth International Science Fair 2022, siswa penulis terbaik versi Gramedia tahun 2022, siswa peraih medali perak lomba Indonesia Youth Student Competition (IYSC) tahun 2022, lomba Garuda Sains Indonesia, Kejuaraan Stok Bina Guru Wushu Open Championship Sumut dan terakhir pemberian secara simbolis 5 Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Guru Non PNS.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda, para pimpinan OPD, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Toba, perwakilan BUMN, BUMD dan perusahaan PT.TPL, Bank Sumut, PT. Erlangga, PT. BSE.

Sihar Sitorus Bersama Bupati Toba, dan BPODT Melakukan Pertemuan Pengembangan Wisata Danau Toba

Sihar Sitorus Bersama Bupati Toba, dan BPODT Melakukan Pertemuan Pengembangan Wisata Danau Toba

Dalam rangka pengembangan kawasan wisata super prioritas Danau Toba, Bupati Toba, Ir. Poltak Sitorus hadiri pertemuan bersama Anggota DPR RI, Dr. Sihar P.H. Sitorus BSBA, MBA dan Dirut. Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Jimmy Bernardo Panjaitan di Sapadia Villa Bukit Gibeon, Sibisa ,Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba – Sumatera Utara, Rabu (11/5/2022).

Pertemuan ini dilakukan guna menindaklanjuti adanya rencana atau masterplan dari pihak BPODT untuk membangun spot spot wisata di kawasan Danau Toba khususnya di Kabupaten Toba.
Seperti yang disampaikan oleh Jimmy, rencana untuk membangun spot spot wisata di kawasan Danau Toba yang dimaksud adalah untuk memaksimalkan anggaran yang dialokasikan Pemerintah Pusat dalam mendukung Danau Toba sebagai kawasan wisata super prioritas nasional (KSPN).

Namun, Jimmy melanjutkan bahwa menurut survei yang telah dilakukan oleh konsultan BPODT dimana sesuai masterplan yang telah dirancang terdapat Beberapa kendala dalam anggaran pembiayaan.

Menanggapi hal tersebut, DPR RI Sihar Sitorus mengharapkan melalui pertemuan ini Pemerintah Daerah dan BPODT dapat bersinergi dan mencari solusi dimana salah satunya adalah dengan mengundang investor yang mau menanamkan modal.

Sihar mengharapkan investor yang akan menanamkan modalnya bukan satu investor saja melainkan terdiri dari beberapa investor yang berasal dari kumpulan punguan punguan marga dan merupakan putra putra asli daerah di Danau Toba baik yang sudah ada di perantauan. Hal ini dimaksudkan agar meminimalisir terjadinya konflik sosial, budaya, dan adat di tengah masyarakat kedepannya.

Sementara itu, Bupati Toba dalam penyampaiannya menyambut baik rencana tersebut dan menyarankan untuk mengadakan Toba Investment Forum di Jakarta dimana Jakarta merupakan tempat yang paling strategis untuk dapat mempertemukan calon investor yang mewakili punguan punguan marga yang ada diseluruh Indonesia bahkan di luar Indonesia untuk dapat hadir.

Turut mendampingi Bupati Toba dalam pertemuan, Plt. Kadis Kominfo Sesmon T.B Butarbutar, Plt. Kadis Pendidikan Rikardo Hutajulu, Plt. Kepala Bappelitbangda Sofyan Sitorus, Kabag Pembangunan Rihat Pasaribu, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Try Sutrisno P. Samosir, dan beberapa pejabat lainnya. (ndigonews.id)

Gelar Diskusi Publik di Sibolga, Sihar Sitorus: UMKM Masih Terkendala Modal

Gelar Diskusi Publik di Sibolga, Sihar Sitorus: UMKM Masih Terkendala Modal

Anggota Komisi XI DPR RI, Sihar Sitorus mengungkap, hingga saat ini permodalan masih menjadi kendala utama bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Tak cuma di Kota Sibolga, tetapi juga secara nasional.

Hal itu dikatakan Sihar Sitorus kepada wartawan usai menggelar diskusi publik sekaligus menyerap aspirasi dari pelaku UMKM, mahasiswa, petani garam, penggiling tepung ikan, tokoh masyarakat, dan para abang becak bermotor (betor) di Matahari Cafe Sibolga, Selasa (10/5/2022).

Konteks permodalan tidak hanya menjadi kendala bagi pelaku UMKM di Indonesia melainkan dunia, sehingga diperlukan solusi yang tepat, salah satunya menggunakan instrument yang diberikan pemerintah pusat melalui program pemulihan ekonomi nasional.

Politikus PDI Perjuangan itu mengaku akan berupaya menemukan solusi dari setiap masalah yang dihadapi masyarakat untuk mendukung kebangkitan ekonomi terutama di masa pandemi Covid-19.

Menurut dia, kendala permodalan yang dihadapi pelaku UMKM ini perlu diurai dan dipresentasikan. Di antaranya, melalui pendekatan persuasif untuk menyakinkan pihak pemberi modal.

“Untuk mendapatkan modal tentu harus memenuhi persyaratan. Misal KUR individual, minimal 6 bulan harus terdaftar di platfrom e-commerce dan dilihat prospeknya berkelanjutan atau seperti apa, nilai ekonominya, ini akan menjadi perhatian,” kata Sihar.

Sihar juga menyebut bahwa proses peminjaman yang diajukan masyarakat kerap menghadapi kesulitan akibat kepentingan dari pihak perbankan.

“Di sisi lain, kita juga pahami perbankan itu punya kepentingan, bagaimana proses bayar utang dari para debitur dilakukan tepat waktu selama periode masa pinjaman,” katanya.

Pihaknya juga sering mendengar keluhan, bahwa persyaratan pinjaman yang diajukan masyarakat itu panjang dan bahkan menyulitkan.

“Nah, ini yang harus kita urai dan presentasikan. Hal ini tidak bisa saya jawab secara gamblang. Intinya, harus melalui cara persuasif, sehingga pihak pemberi modal yakin dan mau menyalurkan pinjaman,” sebut Sihar.

Sihar menambahkan, dari hasil diskusi dalam kunjungan kerjanya tersebut, banyak ide bagus yang disampaikan masyarakat ke pihaknya, dan mereka (masyarakat) juga serius memikirkan usaha yang dijalani. (medanbisnisdaily.com)

Sihar Sitorus Menyalurkan Beras Bantuan dari Puan Maharani di Labuhanbatu dan Tabagsel

Sihar Sitorus Menyalurkan Beras Bantuan dari Puan Maharani di Labuhanbatu dan Tabagsel

Ketua DPR RI Dr (HC) Puan Maharani dan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan DR Sihar P. H. Sitorus membagikan ratusan paket Sembako berupa beras, minyak goreng dan telur ke masyarakat di Dapil Sumut II di wilayah Kabupaten Padang Lawas (Palas).

Pembagian sembako tersebut bekerjasama dengan pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Palas di laksanakan di Kantor Sekretariat PDI Perjuangan Palas, Jl Ki Hajar Dewantara Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Minggu (24/04/2022).

Sihar Sitorus diwakili Tenaga Ahli, Ben Ibratama disela pendistribusi paket bahan Sembako mengatakan, pembagian bantuan paket Sembako tersebut merupakan wujud konkrit kasih dan kepedulian Ibu Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI dan Pembina Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI periode 2019 s/d 2024.

“Bantuan ini sebagai bentuk perhatian berkah Ramadhan dari Ketua DPR RI, Ibu Puan tergerak hati untuk meringankan beban masyarakat di Kabupaten Palas ini dimasa pandemi.

Kata Ben Ibratama, ibu Puan Maharani mengulurkan bantuan dengan berbagi bahan Sembako kepada masyarakat yang juga dirangkai dengan kegiatan reses anggota DPR RI, DR Sihar P. H. Sitorus.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Sihar Sitorus (@sihar.ph.sitorus)

“Pembagian paket dilakukan kepada warga disekitar Desa Bulusonik, Pancaukan, Pagaran Baringin, Arsesimatorkis,” terangnya.

Sebelumnya Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Palas, IrH Haris Simbolon mengatakan, pemberian paket Sembako ini dari Ibu Puan Maharani dilakukan serentak oleh Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, salah satunya Kabupaten Palas.

Sentuhan kasih dari Ibu Puan Maharani tersebut disalurkan kepada masyarakat dengan bantuan dari pengurus DPC Kabupaten Palas yang berkaitan juga dengan kegiatan Reses Anggota DPR RI, DR Sihar P. H. Sitorus.

“Kami dari DPC PDI Perjuangan sebagai perpanjangan tangan dari Sihar P. H. Sitorus Anggota DPR RI ditugaskan meneruskan bantuan tersebut kepada masyarakat melalui peran Partai,” katanya.

Seperti diketahui, kata Haris Simbolon untuk Dapil Sumut II, salah satunya meliputi Kabupaten Palas yang pendistribusian paket Sembako dari Ibu Puan Maharani diteruskan kepada pengurus DPC PDI Perjuangan untuk diteruskan secara bergotong-royong kepada masyarakat.

Senada dengan Haris, Anggota DPRD Kabupaten Palas dari PDI Perjuangan, Jenti Mutiara Napitupulu mengatakan, pemberian bantuan Ibu Puan Maharani melalui Partai untuk disalurkan kemasyarakat sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kasih dengan sesama.

Haris menambahkan, Ini langkah nyata dari Ibu Puan Maharani, patut didukung. Untuk Pak Sihar juga kami ucapkan terima kasih.

“Terima kasih kepada Bu Puan Maharani atas bantuannya peduli kepada masyarakat kabupaten Palas,” kata warga secara serentak usai menerima bantuan paket sembako tersebut.(sbn/infofakta.com)

Sihar Sitorus Bagikan Perlengkapan Sekolah Kepada Anak Yatim di Kab. Toba

Sihar Sitorus Bagikan Perlengkapan Sekolah Kepada Anak Yatim di Kab. Toba

Anggota DPR RI dari Komisi XI dari Partai PDIP Sihar Sitorus bersama Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP) Sumut dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Toba memberikan bantuan kepada 200 anak yatim piatu berupa perlengkapan sekolah. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Sabtu (9/4).

Penyerahan bantuan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Pendidikan Kader Pratama PDIP Kabupaten Toba yang diselenggarakan di Hotel Sumatera Balige, Kabupaten Toba, Sabtu dan Minggu (9-10/4).

Partai berlambang moncong putih ini juga melakukan pembagian 350 paket sembako kepada abang becak, supir angkot dan lansia di Balige dan 150 paket kepada abang becak dan lansia di Laguboti.

Sihar Sitorus mengaku terharu saat bisa turut serta membagikan secara langsung perlengkapan sekolah kepada anak yatim piatu yang ada di Toba.

“Mereka inilah nantinya yang akan menjadi kader PDIP ketika umur mereka telah mencapai, sehingga mereka memiliki gambaran kerja politik itu seperti apa. Kerja politik sebenarnya adalah hadir di tengah tengah masyarakat. Buat saya pribadi acara ini sangat baik dan sangat menyentuh untuk mengingatkan kembali esensi daripada keberadaan kita yang sesungguhnya untuk hadir di tengah masyarakat,” ujar Sihar.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Sihar Sitorus (@sihar.ph.sitorus)

PDIP sebagai partai pengusung pemerintah saat ini, kata Sihar, sangat peduli dengan pendidikan, karena pendidikan inilah yang menjadi terdepan dalam pembangunan bangsa ini.

“Kita harus membangun anak yang berkarakter bagus, berpikiran cerdas dan berwawasan luas untuk menjaga NKRI, untuk menjaga Kebhinnekaan dan untuk menjaga ideologi Pancasila,” tegasnya.

Untuk anak berprestasi yang kurang mampu, Sihar mengatakan dari pemerintah sudah ada program mulai dari wajib belajar 12 tahun, program beasiswa untuk S1, S2 dan S3 dan di berbagai kementrian lembaga juga sudah ada program beasiswa yang diberikan.

Ditambahkannya, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19, Komisi XI juga mendorong seluruh mitra kerja di kementrian keuangan menjalankan program pemulihan ekonomi nasional yang anggarannya sangat besar.

“Selama Covid-19 dua tahun ini, secara konsisten pemerintah mengeluarkan dana yang besar untuk mengangkat kehidupan masyarakat yang terbawah sehingga perputaran ekonomi dapat terjaga. Dan yang terpenting percaya diri dan jati diri masyarakat itu tetap utuh meskipun dalam kondisi sulit,” papar Sihar Sitorus.

Ketua DPP PDIP Sumut, Rapidin Simbolon, pada kesempatan tersebut mengatakan kegiatan utama adalah pendidikan kader tingkat pratama. Tujuannya untuk mempersiapkan kader PDIP, untuk bisa menjadi estafet kepemimpinan baik di tingkat daerah, provinsi dan Nasional.

“PDIP ada di tengah masyarakat yang membutuhkan, seperti saat ini ada sekitar 200 orang anak yatim piatu yang kami berikan perlengkapan sekolah berupa pakaian sekolah, tas sekolah, sepatu sekolah, topi, dan dasi. Ini kita berikan untuk menyemangati mereka. Walaupun orang tua anak tersebut tidak ada, akan tetapi mereka harus semangat,” kata Rapidin.

Bupati Toba, Poltak Sitorus didampingi oleh Wakil Bupati Toba, Tonny M Simanjuntak, atas nama pemerintah Kabupaten Toba mengucapkan terimakasih kepada PDIP yang telah memberikan bantuan kepada anak didik yatim piatu dan sembako kepada warga Toba.

“Hari ini PDIP hadir di tengah masyarakat dengan memberikan bantuan yang memang sangat diperlukan kepada anak yatim piatu. Bantuan ini tentunya bisa menggairahkan, menyemangati dan memotivasi mereka untuk terus berjuang hingga cita-cita mereka tercapai. Kami ucapkan terimakasih kepada yang telah memberikan bantuannya, semoga PDIP semakin jaya dan sukses,” ujar Poltak Sitorus.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua Bidang Pengkaderan DPD PDIP Sumut, Sarma Hutajulu, Ketua DPC PDIP Kabupaten Toba, Mangatas Silaen, Tokoh PDIP Toba, Djojor Tambunan, Wakil Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan, Plt Kepala Dinas Pendidikan Toba, Rikardo Hutajulu, Kabag Prokopim Toba, Tri Sutrisno Samosir, Kabag Ekon Toba, Eston Sihotang dan Kepala Sekolah yang siswanya terdaftar sebagai penerima bantuan. (rg/waspada.id)

Sihar Sitorus Dampingi Bank Mandiri Bantu Peternakan Kerbau di Taput

Sihar Sitorus Dampingi Bank Mandiri Bantu Peternakan Kerbau di Taput

Anggota DPR RI Komisi XI Sihar Sitorus mengunjungi peternakan kerbau Morrah Farm di Desa Bahal Batu Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (8/4).

Dalam kesempatan ini, Sihar Sitorus turut menghadiri penyerahan bantuan CSR satu unit traktor dari PT Bank Mandiri yang merupakan salah satu BUMN mitra Komisi XI DPR RI.

Morrah Farm merupakan peternakan kerbau jenis benggali yang dikelola oleh Koperasi Guna Satwa Mandiri yang dipimpin oleh Charles Panjaitan. Saat ini, sekitar 300 ekor kerbau diternak dan dikembangkan di lokasi Morrah Farm Bahal Batu ini.

“Kebetulan PT Bank Mandiri memberikan bantuan kepada Koperasi Guna Satwa Mandiri yang mengelola peternakan kerbau, diambil susunya dan kemudian diproses lebih jauh. Jadi saya datang dari Dapil 2 Sumut untuk mendampingi konstituen kami dalam penerimaan bantuan dari PT Bank Mandiri ini,” ujar Sihar Sitorus kepada Waspada.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Sihar Sitorus (@sihar.ph.sitorus)

Progres Morrah Farm bagi Sihar Sitorus, yang menarik adalah susunya dapat membantu pemenuhan gizi anak terutama dalam pencegahan stunting (gizi buruk). Susunya juga dinikmati oleh banyak masyarakat termasuk oleh Pemda yang mendukung program pengentasan stunting yang menjadi program pemerintah saat ini.

“Tentunya program ini sangat penting supaya anak dapat tumbuh dengan sehat dengan kecerdasan yang baik demi kemajuan bangsa. Saya fikir inisiatif yang baik dari koperasi untuk terus mengembangankan peternakan kerbau ini,” imbuh Sihar.

Kehadiran Morrah Farm menjalin mata rantai yang saling menguntungkan dan saling berkaitan dengan masyarakat sekitar. Kebutuhan pakan kerbau hingga kini belum bisa terpenuhi secara mandiri di lahan Morrah Farm. Pengelola koperasi pun menjalin kerjasama dengan masyarakat sekitar untuk membantu pemenuhan suplai makanan ternak kerbau seperti sisa panen jagung dan padi milik warga. Mata rantai ini dengan sendirinya berdampak baik pada pertumbuhan ekonomi warga sekitar.

Tak luput, Sihar Sitorus juga meminta kabupaten lainnya agar memanfaatkan peluang yang ada di daerahnya. Salah satunya dengan menduplikasi Morrah Farm.

Pengelola Koperasi Guna Satwa Mandiri, Cahrles Panjaitan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Bank Mandiri yang telah memberikan bantuan satu unit traktor. Tak luput, dia juga berterimakasih kepada Sihar Sitorus selaku pembina Koperasi Satwa Guna Mandiri yang telah banyak memberikan kontribusi bagi pengembangan Morrah Farm hingga bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Area Head Bank Mandiri Pematang Siantar, Ronaldo Rotua mengatakan ada 3 pilar penyaluran dana CSR Bank Mandiri yakni pembinaan komunitas masyarakat, pembinaan wirausaha muda dan bantuan rumah ibadah ruang ramah lingkungan.

“Yang kita lakukan hari ini masuk di kategori pilar pertama. Tahun lalu kita juga sudah memberikan bantu mixer, cooling tank dan pasteurisasi dan tahun ini dengan bantuan pak Sihar dan tim, kita bisa memberikan traktor. Berdasarkan hasil survey lapangan, pemberian ini tepat guna karena luas lahan 20 hektar dan butuh alat untuk mengolahnya. Semoga juga bermanfaat untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat di sini.” imbuh Ronaldo.

Tak luput, Ronaldo juga berharap Morrah Farm dapat dikembangkan menjadi salah satu obyek agro wisata.

“Kami berharap Morrah Farm juga dapat dikembangkan menjadi agro wisata, karena didukung Danau Toba dan Bandara Silangit. Jadi wisatawan yang datang memiliki tujuan lain selain hanya berkunjung ke Danau Toba,” pungkas Ronaldo. (rg/waspada.id)

Sihar Sitorus Dukung UNICEF Suarakan Alokasi Anggaran Perlindungan Hak Anak

Sihar Sitorus Dukung UNICEF Suarakan Alokasi Anggaran Perlindungan Hak Anak

Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Sihar P. H. Sitorus menyatakan perlindungan hak anak perlu menjadi prioritas utama di berbagai belahan dunia melalui kebijakan penganggaran negara yang tepat. Pasalnya, anak adalah generasi penerus dan tumpuan masa depan bangsa.

“Dalam pertemuan ini, pada umumnya semua negara ‘care’ terhadap perlindungan hak anak. Sekarang, tinggal bagaimana memprioritaskan dan memformulasikan agar anggaran bisa memadai untuk melindungi anak,” tutur Sihar ditemui usai mengikuti diskusi panel ‘Leveraging Parlimentary Budgeting Powers for Children’ pada gelaran acara Inter-Parliamentray Union (IPU) ke-144 di Nusa Dua, Bali, Senin (21/3/2022).

Dalam diskusi yang diselenggarakan IPU berkolaborasi dengan United Nations Children’s Fund (UNICEF) itu, Sihar memaparkan Indonesia telah menganggarkan sebesar Rp33 triliun dengan melibatkan 20 kementerian dan lembaga terkait untuk melindungi hak anak-anak. DPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat Indonesia terus berupaya memperluas wawasan untuk melahirkan kebijakan yang menyeluruh sekaligus tepat sasaran.

Mendukung semangat tersebut, Anggota Fraksi Partai PDI-Perjuangan itu mengajak UNICEF bekerja sama dengan DPR RI. Melalui komisi-komisi terkait diharapakan dapat menyampaikan hasil penelitian sekaligus program perlindungan hak anak yang lebih komprehensif sekaligus berdampak nyata.

Baginya, kehadiran UNICEF bisa menjembatani kesenjangan pemahaman perlindungan hak anak, di tingkat nasional hingga tingkat pedesaan di Indonesia. “Kami mengajak UNICEF datang ke DPR RI untuk menyampaikan  masukan, penelitian, dan insight pemahaman penanganan masalah terkait anak. Bagi kami, anak adalah masa depan bangsa,” tutup Sihar. (ts/ah/dpr.go.id)

Sihar Sitorus: Kebijakan Subsidi Minyak Goreng Tidak Efektif Bagi Rakyat Kecil

Sihar Sitorus: Kebijakan Subsidi Minyak Goreng Tidak Efektif Bagi Rakyat Kecil

Kebijakan pemerintah dalam menurunkan harga minyak goreng dinilai Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sihar Sitorus, merugikan petani.

Sihar memaparkan nilai subsidi minyak goreng sebesar Rp7,6 triliun untuk 6 bulan atau sekitar Rp1,25 triliun per bulan. Sementara perkiraan konsumsi minyak goreng sebesar 250 juta liter per bulan atau 1,5 miliar liter per 6 bulan.

Sementara dari sumber lain, ia mendapatkan informasi bahwa konsumsi minyak goreng 0,94 liter per bulan per kapita.

Artinya sama dengan 238,9 juta jiwa dikali 0,94 liter per bulan. Jika dikalkulasikan selama 6 bulan maka total konsumsi sekitar 1,35 miliar liter per 6 bulan.

Jika dihitung, maka untuk rumah tangga mampu dengan jumlah anggota keluarga lebih dari 4 orang konsumsi minyak gorengnya bisa mencapai 6 sampai 8 liter per bulan.

Sementara untuk rumah tangga kecil berkisar 2 liter per bulan. Nilai subsidi per liter hanya sekitar Rp5 ribu rupiah per bulan.

Sementara jika dibandingkan dengan rata-rata kenaikan UMP tahun 2022 sebesar 1,09% atau sekitar Rp14 ribu sampai Rp47 ribu atau lebih besar daripada subsidi yang diberikan pemerintah.

“Warung-warung makan mungkin akan menaikkan harga lima ratus sampai seribu rupiah per piring untuk kenaikan harga minyak goreng Rp5 ribu. Dengan kenaikan UMP tahun 2022 sebesar 1,09% rasa-rasanya subsidi lima ribu rupiah per bulan tidak signifikan,” jelas Sihar Sitorus kepada KabarMedan.com, Rabu (16/2/2022).

Dengan hitungan tersebut, menurut Sihar, pada akhirnya kelompok menengah ke atas yang menikmati subsidinya, bukan kelompok kurang mampu yang memang membutuhkan. Sehingga, subsidi lima ribu rupiah per bulan menurutnya tidak efektif.

Sihar menerangkan, salah satu argumen pendukung kebijakan minyak goreng satu harga yaitu Rp14 ribu adalah tidak terhubungnya produsen CPO dengan produsen minyak goreng.

Namun, menurut data KPPU dan hasil penelitian dari Lebdo tahun 2011, dari Universitas Indonesia menunjukkan karakteristik industri minyak goreng 68% terintegrasi dan 32% independen.

Data CR (Concentration Ratio) 2019 KPPU juga menunjukkan terdapat empat produsen minyak goreng menguasai sebesar 14%, 13,3%, 11% dan 8,2% atau bisa dikatakan sekitar 46,5% pangsa pasar minyak goreng.

Mungkin argumennya adalah 68% industri sawit terintegrasi secara vertikal maka perlu adanya intervensi dari regulator.

“Tapi pernyataan ini menjadi problematik karena kita akui adanya perilaku anti kompetisi tapi tidak melakukan tindakan apapun. Namun dengan menetapkan kebijakan ‘single price’ juga kurang sesuai karena ‘burden sharing’ nya cenderung mempertegas perilaku anti-competitive alias menguntungkan produsen besar,” tandasnya. [KM-07/kabarmedan.com]