Blog

Blog

Ditanyai Mengenai Money Politik, Sihar Miliki Metode Lain

Ditanyai Mengenai Money Politik, Sihar Miliki Metode Lain

Dalam rangka kunjungan media, Sihar Sitorus mendatangi sejumlah media mainstream di Kota Medan, salah satunya Sumut Pos. Kehadiran Sihar langsung disambut hangat beberapa kru Sumut Pos, Selasa (23/10).

Sebagai salah satu Calon Legislatif DPR RI Dapil II Sumut, Sihar memperkenalkan diri kepada pihak Sumut Pos. Perkenalan itu disambut baik oleh pihak Sumut Pos yang telah mengenal Sihar sebelumnya, saat mencalonkan diri sebagai wakil Gubernur Sumatera Utara bersama Djarot Saiful Hidayat.

Banyak hal yang diperbincangkan Sihar bersama beberapa kru Sumut Pos, salah satu kru menanyakan bagaimana pendapat Sihar mengenai pendidikan di Sumut. Sihar menyayangkan, meski berada di level sedikit lebih di atas dari target belajar 9 tahun yang dicanangkan di Indonesia, namun baginya tidak cukup.

“Angka wajib sekolah 9 tahun masyarakat Sumut sudah di atas rata-rata, tapi itu belum cukup. Anak-anak harus menempuh pendidikan minimal 12 tahun, kalau bisa sampai perguruan tinggi,” ujar Sihar.

Saat ditanyai mengenai korelasi degradasi moral masa kini dengan tingkat pendidikan, Sihar setuju dengan hal tersebut. Namun ia juga tidak memungkiri, bahwa peran pendidikan informal untuk anak yakni lewat keluarga dan agama juga tidak kalah penting

Sihar juga memohon saran dan anjuran dari Sumut Pos mengenai hal apa saja yang mesti dibenahi nantinya ketika ia akan membawa suara rakyat ke Parlemen. Umumnya, masyarakat masih membutuhkan pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang berujung pada peningkatan ekonomi.

Senada dengan hal itu, Sihar yang ditanyai mengenai Money Politik menjawab bahwa hal itu tidak ada dalam prinsipnya. “Sebisa mungkin saya menghindari hal itu, kalau bisa mencari metode lain, melalui pemberdayaan masyarakat. Memang waktunya panjang, cuma kalau jadi, dan duduk, kita akan jaga konsistensi. Dimana masyarakat dapat memberikan aspirasinya,” tutur Sihar.

“Pemberdayaan masyarakat itu penting, dengan mengangkat potensi lokal seperti di Humbahas ada kemenyan, di Sipirok ada kopi. Bagaimana mengangkat industri ini menjadi usaha lokal yang memadai dengan melibatkan masyarakat berkontribusi dengan sistem yang berkelanjutan, tidak dengan money politik lagi. Itu sama saja membodohi masyarakat,” tegasnya.

Bertemu Edy Rahmayadi, Sihar Bincangkan Mengenai Stadion

Bertemu Edy Rahmayadi, Sihar Bincangkan Mengenai Stadion

Sihar Sitorus, tokoh Sumatera Utara yang pernah memegang kendali PSMS Medan, hadir di Stadion Teladan menyaksikan langsung pertandingan antara PSMS Medan vs Mitra Kukar, Selasa (23/10).

Sihar Sitorus yang saat ini mencalon sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil II Sumatera Utara, duduk di Tribun VIP, bergabung dengan para penggemar PSMS Medan lainnya. Kondisi tempat duduk stadion yang rusak, membuat Sihar Sitorus dan beberapa penoton lainnya duduk di pembatas kursi stadion.

Saat Sihar dan para suporter PSMS lainnya tengah riuh menikmati pertandingan khas PSMS Medan, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi juga datang ke Stadion. Tidak disangka saat babak pertama usai, dengan kekalahan PSMS 1 : 2, Sihar Sitorus mendatangi tempat duduk Edy Rahmayadi, yang merupakan rivalnya saat menjadi calon kepala daerah Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

Pertemuan keduanya pun dimulai dengan jabat tangan dan duduk bersama, seraya berbincang- bincang. Keduanya tampak akrab. Para suporter PSMS yang duduk di tribun penonton pun tampak riuh dan tersenyum atas kekompakan keduanya.

Pertemuan keduanya pun turut diabadikan orang-orang yang disekelilingnya dengan menggunakan kamera ponselnya. Begitu juga dengan para pewarta foto tidak mau ketinggalan dengan momen ini. Setelah berbincang-bincang akrab dengan Edy Rahmayadi, Sihar Sitorus menyampaikan bahwa pertemuan tersebut tidak diduganya. Menurutnya awalnya kehadirannya guna menikmati permainan khas PSMS Medan.

“Barusan saya nonton langsung pertandingan PSMS vs Mitra Kukar di Stadion Teladan. Menyaksikan bagaimana Ayam Kinantan bertanding membela kesebelasannya. Maksud hati mau nonton Rap-Rap PSMS, ternyata bisa rap huddul dohot pak Edy Rahmayadi,” ujarnya.

Dalam pertemuan keduanya, Sihar menyampaikan bahwa mereka sempat berbincang tentang pengembangan persepakbolaan di Sumatera Utara dan Nasional.  “Ada banyak tadi yang kami perbincangkan. Seperti persoalan pembangunan kompleks olahraga di Sumatera Utara,” ujarnya.

Tak luput Sihar Sitorus menyampaikan kesedihan atas kekalahan PSMS Medan dalam laga ini. “Sayang sekali, PSMS harus mengakui keunggulan Mitra Kukar dengan skor 1-3,” ujarnya.

Sihar Sitorus: Saya Masih Punya Utang Kepada Masyarakat Sumut

Sihar Sitorus: Saya Masih Punya Utang Kepada Masyarakat Sumut

Sebagai rangkaian kunjungan media, Sihar Sitorus berkunjung ke kantor Tribun Medan, Selasa (23/10). Kedatangan Sihar disambut baik oleh pihak Tribun Medan.

Dalam kunjungannya Sihar terlebih dahulu mengucapkan terima kasih kepada Tribun Medan yang telah menjadi media yang informatif bagi masyarakat selama Pilgubsu yang lalu. Menurutnya, media berperan besar terutama dalam menggiring masyarakat agar mau menggunakan hak suaranya.

Selain itu, Sihar juga memperkenalkan dirinya kepada Tribun mengenai pencalonan dirinya sebagai anggota legislatif pada Pileg 2018. Dirinya mengatakan, kehadirannya dalam kontestasi ini sebagai bentuk kepeduliannya kepada masyarakat Sumatera Utara.

Dirinya juga memohon saran dan masukan dari media mengenai hal-hal apa saja yang mesti ia perjuangkan jika terpilih menjadi DPR RI. Ia merasa memiliki hutang terhadap masyarakat Sumatera Utara, terutama mereka yang memilihnya dalam Pilgubsu beberapa waktu lalu.

“Saya merasa berhutang kepada orang-orang yang memilih saya pada waktu itu, mereka telah memberikan kepercayaan kepada saya. Sudah sepatutnya saya tetap memperjuangkan mereka,” tuturnya.

Sihar juga menyatakan bahwa dirinya mewakili warna-warni di Sumatera Utara. Dirinya berkomitmen untuk membangun wilayah di Dapilnya secara merata dan mengawasi pemerataan pembangunan di sana.

Sihar Sitorus sendiri mencalonkan diri sebagai Anggota Legislatif dari Partai PDI-Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Sumatera Utara yang meliputi 19 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Daerah tersebut meliputi Tobasa, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapanuli Tengah, Sibolga, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, Tapanuli Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Madina, Padang Sidempuan, Gunung Sitoli, Nias, Nias Utara, Nias Barat dan Nias Selatan.

Sihar Sitorus: Selamat Hari Jadi SMeCK Hooligan ke -15

Sihar Sitorus: Selamat Hari Jadi SMeCK Hooligan ke -15

Memperingati hari jadi Supporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK) Hooligan yang ke-15, Sihar Sitorus menyampaikan selamat kepada komunitas supporter setia PSMS Medan ini. Melalui akun media sosial pribadi miliknya, Sihar juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada SMeck Hooligan. “Selamat Hari Jadi SMeCK Hooligan yang ke-15, terimakasih selalu menjadi yang terdepan dalam mendukung PSMS Medan,” tulis Sihar dalam kolom caption di unggahannya Minggu, (30/09).

Dalam unggahan tersebut Sihar mengunggah foto dirinya yang dulunya pernah menahkodai klub dengan julukan Ayam Kinantan tersebut. Bahkan dilansir dari kompas.com, meski harus mengalami proses panjang dan tantangan yang tidak mudah, Sihar bahkan mampu membawa PSMS Medan berlaga di luar kandang, dengan mengikutsertakannya dalam Liga Super Indonesia (LSI) di awal kepengurusannya.

Tak hanya LSI, Sihar juga mengantarkan PSMS Medan mengikuti kompetisi bergengsi lainnya seperti Copa Indonesia, Liga Champion Asia (LCA), bahkan berhasil masuk dalam 16 besar AFC Cup. Pembenahan tim terus dilakukan oleh manajemen PSMS saat itu. Salah satunya dengan tetap melakukan perburuan pemain asing terutama yang akan tampil di babak play off LCA 2009. Demi memperkuat kesebelasan asal Medan ini, PSMS di bawah manajemen Sihar juga mendatangkan dua pemain asing pada waktu itu, yakni Mauro Pinto asal Brasil dan Esteban Gillian asal Uruguay.

Kecintaan Sihar terhadap olahraga sepak bola sudah tidak perlu diragukan lagi, hal ini juga dibarengi dengan kerinduannya untuk memajukan sepak bola Indonesia khususnya Sumatera Utara. Maka dalam berbagai kesempatan, selepas jabatannya dari manajerial PSMS pun, perhatian Sihar terhadap klub ini tidak pernah pudar.

Lagi, menurutnya peran supporter dalam menunjang keberhasilan tim juga cukup besar. Oleh karena itu, Sihar berharap SMeCK Hooligan sebagai pendukung setia PSMS Medan tetap menjadi garda terdepan dalam mendukung kesebelasan ini.

“Yuuuk kita ‘hooligan’ mendukung kerja lebih keras, cepat dan cerdas dalam mengusung mentalitas petarung sejati bagi PSMS dan Sumatra Utara. Berani di manapun Medannya, Salam Sada Roha!” ajak Sihar.

 

Sihar Sitorus Sapa Masyarakat Sumut dari Los Angeles

Sihar Sitorus Sapa Masyarakat Sumut dari Los Angeles

Bagi Sihar Sitorus, tak ada rintangan apapun yang dapat menghalanginya untuk membagikan hal-hal positif kepada masyarakat terutama warga Sumatera Utara. Meski diketahui sedang mendampingi anak-anaknya menjelang kembali ke sekolah di Amerika, Sihar tetap menjaga hubungan baiknya dengan warga Sumut melalui media sosial pribadinya.

Seperti yang terjadi pukul 07.00 WIB atau sekitar pukul 17.00 waktu Los Angels Sabtu (08/09), lewat akun instagram pribadinya, Sihar melakukan siaran langsung saat sedang beraktivitas menemani anak sulungnya Gabriel berlatih skateboard. Dalam kesempatan ini, Sihar menyatakan kekagumannya terhadap lokasi-lokasi olahraga yang sedang berada di hadapannya saat itu.

Sihar memandang, lokasi seperti ini begitu penting bagi anak-anak muda, sebagai sarana bagi mereka untuk berkreasi dan mengembangkan bakat yang dimiliki. Bagi Sihar, hal-hal seperti ini dapat memberi dampak positif bagi anak-anak muda Indonesia, terutama dalam mengurangi kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba.

Seperti yang sudah diketahui, sejak partisipasinya dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Sumatera Utara beberapa waktu lalu, Sihar memang gencar dalam menyuarakan suara anak-anak muda yang butuh dukungan pemerintah dalam hal berkreasi. Beberapa followers Sihar yang turut dalam instagram live tersebut, memberi dukungan, dan bahkan sangat berharap Sihar dapat mewujudkan hal tersebut di Sumatera Utara.

Berkaitan dengan hal tersebut, Sihar juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap Indonesia atas perhelatan Asian Games 2018, dimana Indonesia sukses menjadi tuan rumah event olahraga bergengsi se-Asia tersebut. Dirinya mengaku sangat mengikuti perkembangan Asian Games yang berlangsung di Jakarta dan Palembang beberapa waktu lalu, meski dirinya sedang berada di luar negeri.

Beranjak dari olahraga, beberapa followersnya juga menanyakan kelanjutan Sihar Sitorus di dunia politik. Dalam kesempatan ini pula Sihar mengungkapkan bahwa dirinya akan maju menjadi Calon Legislatif DPR RI dengan Daerah Pemilihan (Dapil) II di Sumatera Utara. Hal ini tentu saja dilakukannya dalam rangka mewujudkan cita-citanya untuk dapat memajukan wilayah di Sumatera Utara. Terutama, dalam mendukung terwujudnya pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut yang juga sedang gencar digalakkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Kita tahu investasi yang sedang digalakkan adalah infrastruktur, menurut saya Infrastruktur itu jangka panjang, infrastruktur itu mahal. Tapi kalau sudah jadi, semua jadi serba mudah dan murah,” ungkap Sihar Sitorus.

Beberapa orang juga menanya Sihar mengenai politik identitas, baginya setiap orang pastilah memiliki identitas apalagi ditengah keragaman di Indonesia. Tapi seperti pemandangan yang ada di hadapannya, dimana ada orang berkulit putih, berkulit hitam, berambut pirang, berambut keriting, semua itu harusnya sudah tidak perlu dipermasalahkan jika kita sudah memiliki pemikiran yang maju.

 

Sihar Ajak Pendukung DJOSS dan ERAMAS Bersinergi Kawal Sumut

Sihar Ajak Pendukung DJOSS dan ERAMAS Bersinergi Kawal Sumut

Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) telah usai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan paslon nomor urut satu yakni Edy Rahmayadi dan Musa Rajecksyah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Sumut untuk lima tahun ke depan. Edy-Musa unggul dari pasangan Djarot-Sihar dengan perolehan suara 3.291.137 suara untuk Eramas sedangkan DJOSS memperoleh 2.424.960 suara.

Hal ini tidak lantas membuat pasangan Djarot-Sihar berkecil hati. Menurut Sihar, kontestasi politik yang diikuti oleh paslon nomor urut satu maupun dua, telah meletakkan dasar pembangunan di Sumatera Utara dengan standar yang tinggi.

“Bapak Edy dan Bapak Musa, saya yakin Pilgubsu yang baru kita lewati, memaksa kita untuk memberikan yang terbaik dari diri kita untuk Sumatera Utara. Kami juga yakin kita telah meletakkan dasar-dasar pembangunan di Sumatera Utara dengan standar yang tinggi,” ujar Sihar melaluli akun instagram pribadinya, Kamis (12/06).

Bahkan dengan jiwa ksatria, Sihar Sitorus mengucapkan selamat memimpin kepada pasangan Edy-Musa sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. Tak lupa, ia juga mengucapkan terimakasih kepada pendukung kedua paslon atas partisipasinya dalam Pilgubsu 2018 dengan tujuan membawa Sumatera Utara ke arah yang lebih baik.

Sihar juga mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara, baik itu pendukung Djarot-Sihar maupun Edy-Musa untuk saling bersinergi mengawal kepemimpinan demi perubahan di Sumatera Utara. “Mari bersama kita bersinergi dalam mewujudkan perubahan di Sumatera Utara. Bersama kita kawal pembangunan di Sumatera Utara demi perubahan yang nyata,” ajak Sihar Sitorus.

 

Menuju Labuhan Batu, Sihar Dapat Pesan di Kereta Api

Menuju Labuhan Batu, Sihar Dapat Pesan di Kereta Api

Pilgubsu yang sudah semakin dekat, semakin memantapkan langkah Sihar Sitorus untuk semakin dekat dengan rakyat Sumatera Utara. Terbukti ia kembali mengadakan kunjungannnya ke Labuhan Batu, Rabu (13/06)

Namun ada hal yang unik terjadi saat Sihar menuju perjalananannya menuju Labuhan Batu. Selama perjalanan yang memakan waktu sekitar 4 jam itu, Sihar yang bertemu dengan masyarakat, menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung. Dalam kesempatan itu, Sihar meminta masukan dan saran dari masyarakat yang juga menumpangi Kereta Api Sribilah.

Tepat di sebelah tempat duduk Sihar, seorang gadis bernama Suci juga tengah mudik ke Labuhan Batu. Suci mengatakan, hal yang harus diperhatikan d Sumatera Utara adalah keselamatan kaum hawa.

“Yang perlu soal keamanan. Apalagi di daerah yang gelap,” ujar Suci menjawab pertanyaan Sihar, soal pertanyaan hal apa yang perlu dibenahi.

Dari sudut pandangnya sebagai seorang perempuan, keselamatan menjadi hal yang utama. Dimana dirinya merasa was-was akan tindakan kejahatan saat melewati jalan yang gelap ketika pulang di malam hari.

Sihar pun mengaminininya, ke depannya keamanan di Sumatera Utara harus ditingkatkan. Ia juga berkata pun akan berusaha memperbaikinya jika dipercaya memimpin nantinya.

Sihar: Kita Harus Menang Besar

Sihar: Kita Harus Menang Besar

Tanggal 27 Juni akan hadir sebentar lagi, artinya pesta demokrasi akan segera dimulai, termasuk di Sumatera Utara, Pilgubsu 2018 akan segera berderu. Hal inilah yang membuat Sihar Sitorus, Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Nomor urut dua, mengimbau masyarakakat untuk hadir ramai-ramai ke TPS menggunakan hak suaranya .

Lebih lanjut Sihar juga menjelaskan, agar masyarakat ikut mengawal Pemilihan Gubernur 2018 demi perubahan di Sumut agar menjadi lebih hebat. “Pemilihan Sudah dekat, ajak teman, saudara, tetangga semua ke TPS. Jaga kertas suara,” kata Sihar di Posko Relawan Mamak DJOSS di Rantau Prapat, Labuhanbatu, Sumatera Utara, Rabu (13/06).

Pasangan Djarot Saiful Hidayat itu juga mengajak relawan dan masyarakat untuk ikut mengawal suara DJOSS dalam Pilgub Sumut. Hal ini dilakukannya agar pada Pilgub Sumut DJOSS ditargetkan menang besar. “Jaga kertas suara, agar tidak hilang dan dicuri. Jadi kerja keras kita tidak sia-sia,” imbau Sihar.

“Kita harus menang besar,” timpalnya.

Maka dari itu, dia mengharapkan semua relawan untuk bergerak maksimal. Karena, mereka menargetkan di Labuhanbatu DJOSS harus menang besar.

“Setelah liat peta, kami lihat Labuhanbatu ini harus menang besar. Kami minta tolong bantuannya kepada masyarakat disini untuk sama-sama berjuang membuat perubahan di sumut,” terangnya.

Namun, Sihar juga mengingatkan agar relawannya tetap tenang dan jangan melakukan hal-hal negatif. “Kita tenang tapi arus bawah kita harus kuat. Saya yakin itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, kepada relawan dan masyarakat Sihar menyampaikan salam dari pasangannya Djarot Saiful Hidayat.

Sementara itu, kepada Sihar masyarakat Labuhanbatu meminta, agar Pasangan Calon Gubernur Sumut Djarot-Sihar nomor urut dua menempati janji mereka ke masyarakat.

Sihar Pastikan Pembangunan Infrastruktur Selesai Dua Tahun di Tangan DJOSS

Sihar Pastikan Pembangunan Infrastruktur Selesai Dua Tahun di Tangan DJOSS

Kepada masyarakat Desa Sei Dusun Sidomakmur, Sei Jawi Jawi, Panai Hulu;Desa Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir dan Desa Sidorukun, Kecamatan Pangkatan, Labuhanbatu, Sumatera Utara, Sihar Sitorus Calon Wakil Gubernur Sumut mengatakan, Djarot-Sihar akan membenahi jalan provinsi dalam dua tahun. Hal ini dapat dilakukan  jika Djarot-Sihar dipercaya menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Periode 2018 – 2023.

“Yang jadi kewenangan provinsi akan kita selesaikan selama dua tahun. Jalan provinsi sekitar 367 km, kalau bukan wewenang provinsi, kami akan koordinasi ke kabupaten,” jelas Sihar, Rabu (13/06).

Dalam setiap kunjungannya ke daerah, masalah yang dialami warga diakui Sihar umumnya sama, yakni infrastruktur, drainase dan lain-lain. “Itu akan jadi prioritas kita. Kita ingin gerakkan ekonomi diawali dengan memperbaiki jalan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, apabila infrastruktur seperti jalan sudah baik, maka roda perekonomian suatu daerah akan bergerak. “Dua tahun benahi infrastruktur jalan. Tiga tahun berikutnya untuk melihat percepatan. Kami juga akan revitalisasi pasar,” paparnya.

Selain itu, pasangan Djarot Saiful Hidayat  ini juga mengungkapkan, pihaknya akan mendirikan sport center. Nantinya, anak-anak muda dapat berolahraga di sana, juga mengembangkan ide kreatifnya. “Selain itu kita akan hadirkan mall pelayanan publik,” ucapnya.

Selain itu, Sihar juga menyampaikan soal “Tiga Kartu Sakti DJOSS” yakni, Kartu Sumut Pintar (KSP); Kartu Sumut Sehat (KSS) dan Kartu Sumut Keluarga Sejahtera (KSKS).

Dalam pertemuan dialog bersama masyarakat Labuhanbatu, masalah infrastruktur seperti jalan memang menjadi masalah yang utama. Seperti yang disampaikan Puji Rahayu saat pasangan Djarot itu bertemu Relawan Konco DJOSS.

“Jalan kami jelek pak, penerangan lampu juga sedikit. Padahal tinggal meneruskan saja. Sekarang ini pemimpin kami enggak perhatian,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Sihar pun meminta kepada masyarakat Labuhanbatu untuk membantu Djarot-Sihar pada Pilgub Sumut agar mendukung pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan dan PPP.

“Maka dari itu, kami meminta bapak ibu masyarakat Labuhanbatu untuk membantu. Agar datang ke TPS pada 27 Juni nanti. Karena Nasib Sumut kedepan ada ditangan bapak-ibu semua,” tandasnya.

Hadiri Konser Kemanusiaan, Sihar Ibaratkan Birokrasi seperti Orchestra

Hadiri Konser Kemanusiaan, Sihar Ibaratkan Birokrasi seperti Orchestra

Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus didampingi istri  tampak hadir dalam Konser Kemanusiaan oleh Addie MS dan Twilite Orchestra di The Regale International Convention Centre, Sabtu (19/05). Konser yang digelar untuk penggalangan dana untuk pengobatan katarak gratis ini tampak dipenuhi para penikmat musik.

Uniknya, di sela-sela konser tepatnya saat break, Djarot maupun Sihar menjadi pusat perhatian para penonton yang hadir. Mereka menyambangi meja di mana paslon nomor urut dua tersebut duduk dan meminta untuk berswafoto.

Dalam konser yang turut dihadiri Putri Ayu, Daniel Kristianto, Rama Widi, dan paduan suara Vox Serafim ini berhasil menyajikan persembahan musik yang begitu apik. Baik Djarot maupun Sihar tampak begitu menikmati alunan musik yang tersaji, terutama ketika aransemen lagu Hey Jude dari The Beatles dimainkan.

“Addie MS sosok inspirasi dalam hal musik. Konser Kemanusiaan kali ini menjadi salah satu buah dari tangan dinginnya. Saya senang anak-anak Sumatera Utara juga turut dalam kegiatan ini, apalagi tujuannya adalah untuk tujuan kemanusiaan. Memang kalau soal musik Sumut masih yang terbaik,” ujar Sihar Sitorus.

Sihar juga mengibaratkan konser ini ibarat sebuah birokrasi dimana setiap lini saling berhubungan satu dengan yang lain. “Sama seperti birokrasi, orchestra akan hilang kendali tanpa conductor dan conductor bukan apa-apa tanpa orchestra, Begitupun rakyat akan hilang kendali tanpa pemimpin dan pemimpin bukan apa-apa tanpa rakyat. Namun bila saling bersinergi dan melengkapi hal ini bisa menghasilkan harmoni yang indah,” tambah Sihar.

Addie MS juga menyambut baik kehadiran Djarot maupun Sihar dalam kegiatan itu. Hal ini dikatakannya kepada penonton di saat konser masih berlangsung. Bagi Addie sosok Djarot merupakan sosok sahabat yang paling setia.

“Saya begitu terharu ketika melihat sahabat saya, Bapak Djarot ada di antara penonton. Beliau ini merupakan teladan sebagai sahabat yang paling setia. Terimakasih untuk kesediaannya hadir bersama keluarga begitu juga Bapak Sihar dan keluarga,” ujar Addie.

Pada akhir kegiatan Djarot-Sihar dan keluarga langsung menyambangi Addie yang turun dari pentas untuk memberikan selamat. Kembali, hal ini menjadi pusat perhatian penonton, mereka berebut untuk dapat berfoto dengan sang legenda musik Addie MS dan Djarot-Sihar.

Konser ini juga merupakan bentuk rasa syukur dari General Home Centra dalam rangka tujuh tahun melayani masyarakat Indonesia.