Masa Pandemi, Sihar Sitorus Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Mahasiswa dan Pelajar Asal Toba secara Daring
Di tengah masa pandemi, tidak menyurutkan semangat Anggota MPR RI, Sihar PH Sitorus dalam Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada konstituennya di Dapil Sumut 2 Provinsi Sumatera Utara. Bertempat di Aula Marhara, Hotel GM Marsaringar, Balige, Jumat (25/9) sebanyak 75 peserta yang berasal dari Komunitas Mahasiswa dan Pelajar asal Toba yang lagi berada di kampung halamannya, mendengarkan dengan seksama apa yang disampaikan oleh Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan yang ditempatkan di Komisi XI membidangi Keuangan, Perbankan dan Perekonomian tersebut.
Dengan menjalankan protokol kesehatan seperti pemeriksaan suhu tubuh, mencuci tangan sebelum kegiatan berlangsung, menggunakan masker, dan pengaturan jarak antar peserta kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
Sihar yang berada di Jakarta menyampaikan pentingnya Empat Pilar MPR RI dalam menghadapi tantangan bernegara , berbangsa dan bermasyarakat, yang sering kali dihadapi oleh mahasiswa dan pelajar dewasa ini.
“Rasa identitas kedaerahan tidak boleh lebih besar dari rasa Nasionalisme, meskipun kita orang Batak, meskipun kita Kristiani, tetapi kita dipersatukan oleh rasa kesatuan di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Sihar.
Empat pilar MPR RI, adalah empat landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang terdiri dari landasan ideologi, konstitusi, persatuan dan kesatuan dan semangat keberagaman sebagai modal sosial membangun kekuatan bangsa Indonesia.
Empat Pilar MPR RI disosialisasikan kepada seluruh Rakyat Indonesia berdasarkan amanat pasal 5 huruf a dan huruf b, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 24 Tahuan 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). MPR RI ditugasi untuk memasyarakatkan Ketetapan MPR, Pancasila, UUD Negara RI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat di seluruh wilayah tanah air.
Ayu Napitupulu salah satu peserta yang berasal dari Universitas Sumatera Utara menanyakan kepada Sihar bagaimana dirinya sendiri menghadapi tantangan bernegara dalam hal berpolitik saat diterpa isu agama. “Pak bagaimana Bapak menghadapi isu agama dalam kontestasi politik Pilgubsu yang lalu, dimana seperti yang kita ketahui, Bapak diterpa oleh isu agama dan kedaerahan,” ujar Ayu.
Menurut Sihar, isu agama dalam kontestasi politik tidak dapat dihindarkan.
“Menurut saya ya dihadapi saja, saya seorang Batak dan Protestan, saya tidak pernah malu mengakuinya, karena saya merasa Batak dan Protestan itu bagian dari Indonesia juga. Masalah jabatan dan kedudukan, saya rasa setiap orang sudah diatur jalannya oleh Dia,” ujar Sihar.
Selain membahas tantangan bernegara, Sihar juga menanyakan tantangan apa yang relevan dihadapi oleh Mahasiswa dan Pelajar di masa pandemi. Mahasiswa mengeluhkan tidak efektifnya pembelajaran secara daring di tengah masa pandemi dan juga tidak sebandingnya dengan UKT yang dibayarkan.
Salah satunya disampaikan oleh Fitri mahasiswa dari Institut Teknologi Sebelas Maret Surabaya. Fitri mengatakan kegiatan perkuliahan secara daring membuat pelajaran jadi sulit dimengerti dan sosialisasi dengan teman-teman juga sulit dilakukan.
“Kegiatan pembelajaran secara daring sering kali malah membebani mahasiswa selain itu sosialisasi dengan teman-teman juga sulit dilakukan,” ujar Fitri.
Sihar berharap setelah berlangsungnya kegiatan ini, peserta asal Toba yang menempuh pendidikan di seluruh penjuru Indonesia dapat menjadi influencer terhadap Empat Pilar MPR RI ini. “Harapannya kalian semua dapat menjadi influencer terhadap empat pilar MPR RI ini nantinya di dalam kehidupan bermasyarakat maupun saat menempuh pendidikan lainny,” ujar Sihar.
Pertemuan berlangsung hangat dan interaktif walaupun Sihar dan peserta tidak berada di lokasi yang sama berkat kemajuan teknologi. “Masa pandemi ini, masa nya anak-anak millenial berkreasi, karena apa-apa semuanya membutuhkan teknologi, seperti yang terjadi sekarang, semuanya berkat teknologi, saya di sini dan adik-adik di sana,” ujar Sihar. (Fiona/SN)




Dalam sambutannya Sihar mengajak seluruh kader untuk bersinergi mendukung Calon Kepala Daerah siapapun yang diusung dan ditetapkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. “Siapapun yang dipilih oleh Ibu Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, ditetapkan DPP PDI Perjuangan, wajib kita mendukung dan memenangkannya,” kata Sihar.
Sihar juga meminta partai membantu pengawalan penyaluran bantuan-bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Mengingat dari data yang beredar, Sumut menjadi daerah terbesar kasus penyalahgunaan bantuan Covid-19.
Sihar dalam sambutannya mengatakan bahwa setiap kali reses di Toba ia selalu merasa pulang ke rumah dan walaupun kali ini hanya secara daring.
Memang beberapa waktu lalu Sihar telah memberikan sumbangan rapid test yang disalurkan melalui RSUD Porsea, RS HKBP Balige, dan Puskesmas Silaen. Sihar juga mendorong jajaran Pimpinan Perbankan di Toba untuk memberikan bantuan alat alat kesehatan terutama rapid test di wilayah Toba.
“Kunjungan reses dan sekaligus silaturahmi ini menunjukkan komitmen Bapak Sihar Sitorus sebagai anggota DPR RI dari Dapil Sumut Dua termasuk Labusel, untuk terus menggali dan menyerap aspirasi masyarakat Sumatera Utara khususnya masyarakat Labuhan Batu Selatan, karena kita menyadari penyerapan aspirasi masyarakat merupakan sebuah hal yang mutlak dilaksanakan oleh setiap anggota DPR RI sebagai bentuk penghargaan terhadap masyarakat yang telah mempercayakan suaranya untuk duduk di DPR RI,” bunyi Pidato Bupati Labusel yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Labusel, Zulkifli.
Usai mengadakan zoom dengan Labusel, siang harinya Sihar Sitorus melangsungkan acara reses perseorangan juga melalui zoom aplikasi dengan Pemkab Labuhan Batu Induk dan esoknya, Rabu 29 Juli 2020, dilanjutkan acara reses perseorangan di Labura dengan Pemkab Labura. Pembahasan dalam reses yang dilakukan di dua pemkab tersebut secara garis besar adalah mengenai program replanting sawit yang menjadi mata pencaharian ketiga kabupaten tersebut. Seperti diketahui kehidupan masyarakat di tiga kabupaten labuhanbatu raya ini dominan Sawit dan Karet.
“Terimakasih bapak Sihar atas dedikasinya, bapak menjadi anggota DPR RI pertama yang melakukan reses secara daring di Pemkab Labuhan Batu Utara,” ujar Drs. H. Habibuddin Siregar, AP., M.AP selaku Sekretaris Daerah yang mewakili Pemkab Labuhan Batu Utara.


